Tuesday, 19 July 2016

Menakutkan! Warga Desa Grobogan Dihebohkan Dengan Penemuan Ular Pyton Super Besar


JOTOSNEWS - Warga Desa Grobogan Sumatera Selatan dihebohkan dengan penemuan ular raksasa jenis Pyton. Ular Pyton super besar iki berukuran panjang 8 meter dan berdiameter lebih dari ukuran tubuh manusia dewasa.

Diduga ular tersebut sedang mencari makan, karena saat ditemukan ular berada di kandang sapi. Daeng Ampu orang yang pertama kali menemukan ular raksasa tersebut menuturkan, saat ia hendak menaruh rumput di kandang sapi miliknya tiba-tiba saja ia mendengar desisan keras, saat diikuti arah suara itu ia pun kaget bukan kepalang.

"Saat itu saya lagi mau naruh rumput buat makan sapi saya, pas dikandang saya dengar kok ada suara seperti mendesis, pas saya cari asal suara itu ada di bawah kandang saya, pas saya lihat kebawah langsung dengkul saya lemas, baru ini saya lihat ular sebesar itu," tutur Daeng.

Belakangan memang warga sering mengeluh kehilangan ternaknya. Dan diduga ular Pyton ini lah pelakunya. Pyton raksasa ini diperkirakan datang dari tengah hutan belantara yang berkarak 8 kilometer dari pemukiman warga. Mungkin karena stok makanan dihutan mulai menipis, ular raksasa ini pun akhirnya masuk ke pemukiman warga untuk mencari makan.

Tuesday, 3 May 2016

Hanya Kecelakaan

Aku baru saja mendapatkan Surat Izin Mengemudiku beberapa hari yang lalu dan seperti semua remaja lain seusiaku, aku merasa lebih dari gembira karena akhirnya aku dapat mengemudi mobil sendiri.

Sejak aku adalah orang yang pertama dari teman temanku yang mendapatkan SIM, aku langsung menjadi sang supir saat kami pergi bersama.

Kami tau bahwa membawa orang yang berusia di bawah 20 tahun saat mengemudi tidak diperbolehkan untuk beberapa bulan pertama, tetapi kami semua sangat gembira saat tau salah satu dari kami akhirnya mendapat SIM, jadi semalam kami memutuskan untuk melanggar peraturan itu.

Aku menjemput beberapa temanku dan kami pun hang out ke sebuah mall untuk beberapa jam, kemudian kami pergi ke bioskop.

Setelah semua kegiatan itu usai, aku mengantar pulang mereka satu persatu ke rumah mereka masing masing dan mulai beranjak pulang.

Jendela mobilku terbuka, pemanas suhu masih menyala dan lagu favoritku diputar berulang ulang.

Aku merasa seperti sedang berada di atas segalanya.

Aku mendapatkan pesan singkat dari temanku yang memberitahu ku tentang begitu irinya dia karena aku telah mendapat SIM, sedangkan dia belum.

Aku mulai mengetik pesan balasanku, ketika entah darimana, seekor anjing berlari di depan mobilku.

Anjing itu mendengking sebelum aku menabraknya dengan mobilku.

Aku menginjak rem sekuat tenaga dan kuhentikan mobilku ditengah jalan.

Jantungku berdebar sangat kencang setelah kutabrak anjing itu.

Kupikir mungkin anjing itu akan baik baik saja, mungkin aku tidak mengenainya sekeras suara yang tadi terdengar.

Aku salah.
Aku telah melindasnya.
Roda mobilku telah merobek tubuhnya hingga terbelah dua.

Organ dalam yang terpisah dari kedua paruh badan berceceran ke jalanan.

Lututku mulai bergetar saat aku berlutut untuk mengecek kalung yang terpasang pada anjing itu.
Itu adalah anjing peliharaan tetanggaku.

Mereka tinggal sejauh 1 blok dari rumahku.

Diriku pun mulai tersedu sedu saat kukumpulkan kedua paruh jasad anjing itu dan membungkusnya dengan jaketku.

Aku menaruhnya ke dalam bagasiku dan pergi ke rumah tetanggaku.

Aku duduk di luar rumah tetanggaku dengan perasaan gelisah selama kira kira 1 jam lamanya.

Aku tau jika aku memberitau mereka apa yang telah terjadi, aku akan berada dalam masalah besar dan akan kehilangan SIM ku.

Aku tidak bisa melakukan itu.
Aku masih membutuhkan SIM ku.

Aku masih membutuhkan kebebasan baru ini.

Aku pun menaruh jaketku yang berisi jasad anjing itu di beranda rumah tetanggaku dan berlari kembali ke mobilku.

Aku tidak mempunyai garasi, jadi kuparkir mobilku di jalan di depan rumahku, dan berjalan balik ke pintu depan rumah mereka.

Kubunyikan bel pada rumah itu dan berlari kembali ke rumahku.

Aku dapat mendengar mereka berteriak dari 1 blok jauhnya.

Secepat saat aku pulang, aku langsung masuk ke kamarku dan meringkup diatas kasur.

Mungkin ini hanyalah sebuah mimpi buruk.
Mungkin disaat aku terbangun, semuanya akan baik baik saja.

Bel rumah ku berbunyi, diikuti teriakan ibuku, yang membangunkanku dari tidur pada pagi harinya.

Aku pun berlari ke lantai bawah dan melihat ibuku sedang berada di dekapan ayahku.

Ibuku berteriak dan menangis, itu adalah tangisan ibu yang tidak pernah kulihat sebelumnya.

Pintu depan rumahku sedikit terbuka.

Ayahku mencoba untuk menahanku disaat aku melewati mereka untuk membuka pintu depan.

Disana, di beranda rumahku, dengan dua bagian yang terpisah, adalah adik perempuan ku.

Tetesan air mata mulai membasahi pipiku disaat ku berlutut di depannya.

Keadaanya terlihat sama seperti keadaan anjing itu.

Bekas terlindas mobil.

Terbelah menjadi dua.

Terbungkus di dalam jaketku.

Kerumunan warga mulai berkumpul pada saat itu.

Aku pun berdiri dan melihat tetanggaku dari 1 blok jauhnya berdiri disana dengan orang lain.

Dia pun melambaikan tangannya saat melihatku.

Dengan senyuman lebar di wajahnya.


Penulis: Sigit Putranto

Aku Juga Bisa Menjilat

Suatu hari seorang gadis remaja ditinggal oleh orang tuanya yang akan menginap di tempat saudara mereka. Sang gadis meyakinkan orang tuanya untuk berhenti khawatir kepadanya. Ia akan mengunci semua jendela dan pintu. Lagipula, gadis itu sendiri, ada anjing setianya yang menemaninya di kamarnya.

Malam itu, sang gadis hendak tidur. Ia mengunci semua pintu dan jendela. Namun ada sebuah jendela yang tak bisa ia kunci. Akhirnya ia hanya menutupnya begitu saja.

Gadis itupun naik ke atas ranjang dan di bawah ranjang, anjing setianya meringkuk.

Ia mengulurkan tangannya ke bawah dan anjingnya menjilati jari-jarinya, seperti yang biasa dilakukannya. Entah mengapa ia merasa aman jika anjingnya melakukan hal itu. Gadis itu jadi tidak merasa sendirian di kamar.

Gadis itu kemudian tertidur. Namun saat tengah malam, ia mendengar suara “Tip tap tip tap …”. Seperti suara air menetes di atas wastafel.

Saat ia membuka mata, kamarnya gelap gulita. Iapun menjulurkan tangannya ke bawah dan merasakan jari-jarinya dijilati.

Iapun kembali tidur.

Beberapa jam kemudian, ia kembali terbangun.

Suara “Tip tap tip” itu masih saja terdengar.

Ia menjulurkan tangannya ke bawah.

Jari-jarinya terasa hangat dan basah oleh jilatan.

Sang gadis lalu kembali tidur. Ia tak memikirkan suara itu lagi. Mungkin saja itu suara tetesan air di keran kamar mandinya.

Untuk ketiga kalinya, ia kembali terbangun oleh suara “Tip tap tip tap” itu.

Gadis itu menjulurkan tangannya kembali ke bawah.

Namun kali ini tak ada jilatan.

Gadis itu mengira anjingnya tertidur dan menyalakan lampu.

Namun anjingnya tak tampak di bawah ranjangnya.

“Tip tap tip tap”

Suara itu masih terdengar.

Gadis itupun memutuskan bangun dan memeriksa asal suara “Tip tap tip tap …” yang ia dengar. Rupanya suara itu berasal dari kamar mandi di sebelah kamarnya.

Iapun membuka pintu dan menyalakan lampu kamar mandi.

Segera ia menjerit.

Di dalam kamar mandi tampak anjingnya tergantung di atas wastafel. Lehernya digorok dan darahnya menetes di atas wastafel, menciptakan suara “Tip tap tip tap.”

Yang lebih mengerikan, di dinding terdapat kata-kata yang ditulis dengan darah anjingnya.

“AKU JUGA BISA MENJILAT.”

Oleh: Sigit Putranto

Sunday, 1 May 2016

Jalan Terbaik (Perpisahan)


Siang itu aku berlari dengan sekuat tenaga, aku berharap masih ada sedikit kesempatan untukku bisa bertemu lagi dengannya. Dia adalah Bintang, kekasih yang sangat aku sayangi selama ini. 3 tahun kami menjalani hubungan dari kelas 1 SMA sampai sekarang.

Aku tak tahu kenapa dia harus pergi, setiap aku inginkan sebuah alasan dari keputusannya ini dia selalu bungkam dan tak mengatakan sepatah katapun, setiap aku hubungi melalui ponsel tak pernah diresponnya  Tentu saja ini sangat menyakitkan, kau tau aku benar-benar menyayanginya, aku sungguh tidak mau dia pergi dari kehidupanku. Setidaknya jika ia ingin melanjutkan pendidikan di Universitas yang tempatnya jauh akupun masih bisa untuk melanjutkan kisah walau dengan jarak yang menyulitkan.

Di dalam perasaanku yang kacau aku benar-benar tidak bisa berfikir jernih, sampai akhirnya saat aku ingat dengan sebuah buku yang Bintang hadiahkan kepadaku atas kelulusanku saat itu. Aku merasa ada yang aneh terhadap buku tersebut. Benar saja buku ini sama sekali bukan buku kesukaanku, aku sama sekali tidak suka dengan buku tentang kisah percintaan dan Bintang paling tahu soal itu. Kenapa? Apa maksud sebenarnya dari Bintang? Pertanyaan tersebut selalu menghantuiku.

Karena rasa penasaran yang sangat kuat akhirnya aku mulai menguak apa sebenarnya maksud dari pemberian buku ini. Semalaman aku menghabiskan waktu membaca buku pemberian Bintang dengan judul "Jalan Terbaik". Aku benar-benar dibawa larut oleh kisah yang tertulis di buku ini. Sampai tak sadar aku sudah tiba dihalaman terakhir. Yang ada dalam pikiranku semua kisah yang aku baca dibuku ini benar-benar mirip denganku namun jelas ini dibuat dari sudut pandang sang perempuan.

Aku masih belum bisa mengerti tentang maksud Bintang memberikan buku ini. Aku justru semakin penasaran kenapa semua latar, waktu dan alur cerita dalam buku ini semuanya hampir mirip dengan kisahku bersama Bintang. Walaupun ada yang sangat bertolak belakang dimana dibuku diceritakan bahwa si perempuan telah menjalin hubungan dengan pria lain dengan kata lain selingkuh. Oh, Jelas ini Bukan kisah kami, Bintang yang ku kenal adalah perempuan cuek yang memiliki kesetiaan sangat tinggi terhadapku, dia loyal dengan hubungan indah yang kami jalin selama ini.

 Kemudian setelah aku selesai membaca semua isi buku dan belum juga kutemukan jawaban akupun menutupnya dan sekilas kulihat nama pengarang dari buku ini. Betapa terkejutnya aku saat mengetahui bahwa disana terpampang dengan jelas walaupun dengan ukuran agak kecil namun aku masih bisa membacanya " The Real Story Oleh Penulis : Bintang Indah Sari".

Hey apa-apaan ini, ini pasti bercanda. Dasar pengarang buku yang tidak punya nama kreatif. Bisanya hanya menjiplak nama orang lain haha... Tentu saja Bintang tidak akan seperti apa yang tertulis dibuku sialan ini. 

Aku masih berpikir positif sampai sebuah note kecil terselip di cover sampul buku ini. Seketika aku hancur lemas dan tak tahu harus berbuat apa lagi. Di note itu tertulis kalimat "Jika kamu telah membacanya, berhentilah mencintaiku dan lupakan aku, sekarang kamu tahu aku bukan orang yang tepat berada disampingmu selamanya. Selamat tinggal"

Kemudian tanpa pikir panjang pagi aku langsung berlari menuju rumah Bintang untuk mendengar langsung penjelasannya. Namun tak ada seorangpun dirumah itu dan aku mencoba bertanya kepada tetangga disamping rumahnya, dan mereka bilang semalam Bintang diantar oleh orangtuanya telah berangkat ke stasiun untuk pergi menuju kota dimana dia akan melanjutkan pendidikannya. 

Aku masih terus berlari sekuat tenaga berharap bertemu dengannya sebentar saja. Tak peduli dia selingkuh atau apapun aku masih menyayanginya, dia adalah Bintang yang selalu aku kagumi pribadinya dan Bintang yang selalu menjadi semangatku mengejar impianku. Aku tidak mau dia pergi begitu saja, adalah tugas seorang lelaki untuk memaafkan semua kebohongan wanita.

Sampai tibalah aku di stasiun kereta api, setelah aku mencarinya dan bertanya kesana-kemari akhirnya Terimakasih Tuhan dia belum menaiki keretanya. Aku melihatnya duduk diruang tunggu, tetapi tunggu, siapa orang yang berada disampingnya? Tentu itu bukan ayahnya karena dia terlihat masih muda. Ah siapa peduli, akupun menghampirinya.

"Hey Bintang" aku memanggilnya dengan sedikit tersenyum agar dia tahu bahwa tak ada masalah denganku atas kebohongan yang dilakukannya. Tetapi dia hanya melihatku sesaat dan kemudian mengacuhkanku. Aku yang tak tahu kenapa karena tidak biasanya dia begitu, aku pun mendekatinya dan mencoba berbicara dengan menatap matanya.

"Bintang, kamu tidak perlu khawatir... Aku benar-benar baik-baik saja dan tak ada masalah dengan yang telah kamu lakukan, kalau kamu ingin pergi ke kota lain dan takut menjalani hubungan jarak jauh aku bisa menyusulmu kapanpun kamu inginkan, ayolah kita anggap semuanya tidak pernah terjadi apa-apa, ok"

Dan yang terjadi dia masih tetap bungkam dan hanya meneteskan air mata. Melihat hal tersebut pria yang disampingnya pun bereaksi dengan mendorongku.

"Hei bro, apa yang kamu lakukan dengan kekasihku!" gertak pria tersebut.

"Kekasih? Apa maksudmu! Bintang ini pacarku!" 

"Sudah cukup!!!" tiba-tiba Bintang yang sedari tadi diam pun membentak kami yang hampir saja melakukan perkelahian di tempat umum.

"Sebaiknya kamu pulang saja, hubungan kita sudah berakhir dan tidak mungkin kita bisa bersama lagi, aku sudah tidak punya rasa apapun kepadamu. Jadi pulanglah, biarkan aku pergi" teriak Bintang terhadapku.

Saat bersamaan kereta mulai bergerak dan waktu pemberangkatan telah tiba. Aku masih terdiam dengan tatapan kosong. Masih terdengar jelas ucapan Bintang barusan didalam kepalaku. Aku masih tidak percaya apa yang barusan terjadi. Saat kusadari dia telah menaiki keretanya dan segera berangkat, aku masih belum bisa merelakannya. Aku benar-benar tidak tahu apa yang terjadi. Aku mohon Tuhan hentikan kereta itu dan biarkan Bintang turun. Aku masih ingin berbicara dengannya. Pintaku dalam hati. Namun memang sudah terlambat. Bintang pergi dengan kekasihnya meninggalkan aku disini.

Ya Tuhan, jadi seperti ini balasan untuk kasih sayang tulus yang telah aku berikan kepadanya? Baiklah! aku bersumpah, Jika memang ini jalan yang terbaik, demi Tuhan suatu saat nanti disaat orang yang dia pilih tersebut tak lebih baik dariku, meski dia datang lagi dan memohon aku tak akan pernah mau melihat wajahnya lagi.

< THE END >

Saturday, 30 April 2016

Tamu Yang Dinanti



Hari ini aku sedang menunggu seseorang, bukan.. Dia bukan seseorang yang spesial tetapi sesuatu yang akan dibawakan olehnya-lah yang sangat spesial untukku.

Beberapa hari yang lalu dia berjanji akan membantuku menyelesaikan masalahku, semoga dia menepati janjinya.

Oh iya kenalkan aku adalah seorang pria dengan ambisi tinggi dan aku akan melakukan apapun untuk mencapai tujuanku, aku hanya tinggal dirumah berdua dengan ibuku, salah satu ambisiku termasuk menjadi satu2nya ahli waris seluruh harta kekayaan orang tuaku, yah walaupun aku punya 4 saudara lagi.

Tok..tok.. Ada seseorang yang datang, mungkin orang yang ku tunggu sudah datang. Dan memang benar dialah pak anton mantan pacar ibuku saat masih muda dulu dan sampai sekarang pak anton masih blm bisa move on dari ibuku walau ibu sekarang tengah menderita gangguan jiwa.

Senang sekali rasanya melihatnya datang dan membawa sesuatu yang telah dijanjikannya tempo hari, sebuah kantong besar diberikan kepadaku, ku periksa isinya apakah benar sesuai pesananku.

Pak anton benar2 menepati janjinya, aku cek isi kantong yang diberikan oleh pak anton. 1 potong jempol dan bola mata ayahku dan 4 kepala adik2ku, kemudian aku membuat perapian untuk membakar potongan tubuh itu dan hanya ku sisakan jempol ayahku untuk ku ambil sidik jarinya sebagai tanda tangan bahwa ia setuju telah mewariskan seluruh hartanya hanya kepadaku dan bola matanya untuk ku simpan agar ia bisa menyaksikan bahwa hartanya jatuh ditangan orang yang tepat.

tapi tunggu masih ada 1 pesananku yang kurang, dimana pistol dengan peredam suara yang juga termasuk dalam pesananku? Gawat mungkin pak anton sudah tau tujuanku.

Bergegas aku menuju kamar ibuku namun ia sudah tidak ada disana, sial pak anton telah membawa kabur ibuku padahal aku masih membutuhkan isi kepala dan juga jantungnya untuk ku makan agar ibu bisa hidup dalam diriku dan menikmati harta suaminya dengan tubuh yang sehat dan otak yang waras.

Penulis: Sigit Putranto

Monday, 25 April 2016

Ambisi

Seorang manusia yang hidup di dunia ini tentulah harus memiliki tujuan dan impian yang dalam prakteknya membutuhkan kerja keras untuk dapat mencapainya, seperti halnya kisah berikut ini tentang sebuah mimpi seorang pemuda yang memiliki ambisi yang sangat kuat dalam dirinya.

Radja adalah seorang pemuda berusia 17 tahun yang masih duduk dibangku SMA, demi mewujudkan mimpinya menjadi jurnalis terbaik di dunia dia berusaha sangat keras belajar dan membaca untuk menambah wawasannya. Setiap hari waktunya dihabiskan diperpustakaan dan berselancar di internet. Karena ambisinya yang terlalu kuat terkadang dia justru menjadi semakin jauh dengan sahabatnya, ya Arman dan Rita.

Sedari kecil ketiga orang sahabat itu selalu bersama. Arman adalah orang yang sangat menyukai seni, sedangkan Rita dia memiliki bakat yang luar biasa didunia musik. Dua tahun yang lalu, saat itu setelah pengumuman kelulusan SMP mereka berkumpul dibawah pohon diatas sebuah bukit yang sering mereka jadikan tempat untuk berkumpul, mereka bertiga mengucapkan ikrar untuk sama-sama bekerja keras dalam mewujudkan mimpi.

"Baiklah teman-teman, kita telah lulus SMP itu artinya kita telah semakin dekat dengan mimpi kita" ucap Radja kepada kedua temannya. "Hah, jadi akan segera dimulai ya". Sahut Arman yang diikuti oleh senyuman manis dari Rita. Radja pun mengepalkan tangan kedepan dan diikuti oleh kedua sahabatnya. " Ya!! Mulai hari ini kita akan mengucapkan ikrar dan mengutarakan impian kita selama ini, apapun yang terjadi kita akan selalu bersama dan berjuang mewujudkan mimpi kita". Seru Radja yang sangat terlihat beraemangat. "Tentu saja tak akan ada yang bisa memisahkan kita bertiga, kau tau itu" balas Arman. "Yah, aku juga ingin mendengar apa impian kalian" ucap Rita.

Mereka bertiga dengan mengepalkan tangan kedepan dibawah sebuah pohon besar dan tua yang mereka beri nama pohon perjanjian yang juga akan menjadi saksi bisu ikrar peraahabatan dan juga impian mereka. "Yaaa!!! Aku Radja Putranto berjanji akan menjadi seorang Jurnalis terbaik didunia, akan aku kabarkan peristiwa terbaru kepada semua orang, akan aku tunjukkan kepada dunia bahwa tak ada tempat sedikitpun dibumi ini yang akan lolos dari pemberitaanku!" dengan bersemangat Radja memulai ikrar mimpinya yang kemudian diikuti oleh Arman. "Baiklaaaaah! Aku juga tidak akan kalah. Akan kubuat dunia ini berwarna dengan keindahan karya-karya seniku, akan ku lampaui seniman-seniman legenda dan aku Araman Ibrahim berjanji akan menjadi Seniman Terbaik di seluruh jagad raya ini!" kemudian Rita pun tak mau ketinggalan. "Hihi kalian benar-benar bersemangat sekali. Yap aku pun demikian, disini dibawah pohon perjanjian dan didepan para sahabat terbaikku aku bersumpah akan meraih mimpiku menjadi musisi yang akan menghapus kesedihan orang-orang dengan musikku, aku akan menciptakan karya-karya yang akan selalu menyejukkan hati siapapun orang yang mendengarkan musikku, dan aku Nico Rita akan bekerja keras untuk mewujudkan itu semua!".

Dibawah pohon perjanjian yang menjadi teman mereka sejak dari kecil, Radja, Arman dan Rita pun mengutarakan impian mereka di masa depan. " Dan juga, apapun yang terjadi aku akan selalu menjaga kalian berdua meskipun nyawaku yang menjadi taruhannya" Ucap Radja menutup ikrar mimpi ketiga sahabat tersebut.

Dan kini 2 tahun pun berlalu semenjak ikrar persahabatan dan impian mereka diutarakan. Radja, Arman dan Rita melanjutkan sekolah ke jenjang SLTA di sebuah SMA yang sama karena memang di desa tempat mereka tinggal hanya ada satu sekolahan tingkat SLTA. Radja tergabung dalam tim Mading sekolahan, sementara Rita membentuk sebuah band bersama teman-teman sekelasnya dan Arman, ya dia selalu sibuk dengan club grafity yang dia bentuk dengan teman-temannya dari luar sekolah.

Saat itu bel tanda berakhirnya jam pelajaran sekolah berbunyi, lalu seperti biasa Radja akan menghampiri Rita dan Arman dikelasnya masing-masing, mereka bertiga memang berada dikelas yang berbeda. Saat itu dari jendela kaca ruang musik Radja dengan serius memperhatikan Rita yang dengan anggunnya tengah memainkan biolanya. Seakan terhipnotis Radja pun menatap keanggunan Rita disertai iringan dawai biola yang membuatnya sadar bahwa selama ini Rita sahabatnya itu memanglah yang tercantik dari semua gadis yang pernah ia temui. Namun tiba-tiba...

"Oiii Radja!!! Apa yang sedang kamu lakukan?''

Teriak seseorang sambil menepuk pundak Radja dan itu benar-benar membuatnya kaget dan segera tersadar dari lilitan pesona yang ditebarkan oleh Rita. Dan orang itu adalah Arman.

" Aaaargh, dasar bodoh! Kau mengagetkanku, bagaimana kalau jantungku lepas!" bentak Radja yang kesal karena ulah  Arman.

" hahaha tentu saja aku tau Orang sepertimu tidak akan mungkin mati dengan mudah, oiya dimana Rita? Ayok kita pulang" balas Arman.

"Ee iya itu Rita ee.. Dia masih di dalam kelas" jawab Radja yang sedikit gugup karena takut kalau Arman tau bahwa yang dilakukannya dari tadi adalah memperhatikan keanggunan Rita yang selama ini baru ia sadari.

"Rita!!! Teriak Arman memanggil dari balik jendela luar ruang musik. " Heh apa yang kamu lakukan! Dasar bodoh Rita sedang berlatih, sebaiknya kita tunggu saja sampai dia selesai dan jangan mengganggunya" ucap Radja pada Arman yang sedari tadi tidak sabar menunggu Rita untuk pulang bersama.

(Bersambung ke part selanjutnya)

Thursday, 10 March 2016

Sembuhkan Luka Hatimu

Halo sedulur dimanapun anda berada semoga sehat terus ya. Kali ini gue mau bagi tips berdasar pada pengalaman pribadi, tips apakah itu? Yap sama seperti judul diatas tips kali ini adalah khususon buat kalian yang masih pada berkubang didalam kenangan kelam atau saat ini lo lagi fase belum bisa move on dari kisah cinta yang baru aja lo jalani dan kandas...Oooooww :(

Baiklah, ngomong-ngomong soal kandasnya sebuah hubungan, yang paling menyakitkan itu ada di fase melupakan, ya dimana lo mulai kini yang biasanya tiap hari BBM-an saling tukar kabar dan ngingetin makan terpaksa harus kehilangan momen tersebut. Di dalam fase melupakan itu sendiri lo juga kadang bakal kehilangan semangat hidup, berat badan dan bahkan yang terparah lo bisa kehilangan pekerjaan! Wow ngeri ya... Makanya berdasar pengalaman pribadi gue mau share beberapa tips yang bakal berguna buat kalian.

Oke tips menyembuhkan luka hati sendiri adalah:

1. Kurangi menyendiri, karena saat lo menyendiri lo bakal keinget terus sama doi.

2. Buang semua kenangan sama dia, susah dan kejam sih tapi lo harus bisa, hapus semua foto doi di hp lo termasuk yang waktu malam minggu di hotel kemarin, eh.. (Bagi gue dong sebelum dihapus)

3. Cari target baru, nah ini yang susah buat orang yang cintanya dah dal banget nancepnya. Tapi inilah cara yang terampuh dari dua tips diatas.

4. Terakhir perbanyak kegiatan yang sesuai sama passion lo, kalau lo orangnya suka olah raga ya banyakin olah raga, kalo suka nge gane ya banyakin game.. Apapun lah pokoknya yang bikin lo bisa lupa waktu.


Oke gays sampai disini dulu tipsnya semoga berhasil move on dan sembihkan luka hatimu. Ingat dunia ini luas masih banyak banget cewek di zimbabwe sana yang nganggur.